RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN
( RPP )
Mata Kuliah Microteaching
Sekolah
|
:
|
SMP N 01 Microteaching
|
Mata Pelajaran
|
:
|
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Geografi
|
Kelas/Semester
|
:
|
VII / 1
|
:
|
1. Memahami lingkungan kehidupan
manusia
|
|
Kompetensi Dasar
Indikator
Alokasi Waktu
|
:
:
:
|
1.1 Mendeskripsikan
keragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan, dan dampaknya terhadap
kehidupan
1. Menjelaskan
definisi tenaga asal dalam (tenaga endogen)
2. Mendeskripsikan
kategori dari tenaga endogen (tektonisme, vulkanisme, dan seisme)
3. Memberikan contoh
hasil tenaga asal dalam (endogen)
3. Mengetahui sejarah perkembangan
vukanisme dan seisme di Indonesia
4. Memanfaatkan
Material vulkanisme untuk kebutuhan ekonomi
1 x 15 menit
|
A.
Tujuan
Pembelajaran
1. Siswa dapat
mengerti definisi tenaga asal dalam (tenaga endogen) melaui Konstektual
konstruktivisme
2. Siswa dapat
mendeskripsikan kategori dari tenaga endogen (tektonisme, vulkanisme, dan
seisme)
3. Siswa dapat memberikan contoh hasil
tenaga asal dalam (endogen)
3. Siswa dapat mengetahui sejarah
perkembangan vukanisme dan seisme di Indonesia
4. Siswa dapat memanfaatkan Material
vulkanisme untuk kebutuhan ekonomi
B.
Materi
Pembelajaran
1.
Kategori
tenaga endogen
2.
Batas
dan macam tektonik lempeng
3.
Proses
tektonisme berdasarkan bentuk
4.
Vulkanisme
5.
Jenis
Gempa bumi berdasarkan faktor penyebabnya
C.
Metode
Pembelajaran
1.
Ceramah.
2.
Diskusi.
3.
Tanya
jawab.
4.
Konstektual
konstruktivisme
D.
Langkah-langkah
Kegiatan Pembelajaran
No
|
Kegiatan Pembelajaran
|
Alokasi Waktu
|
1.
|
Kegiatan
Awal
a.
Mengkondisikan
suasana kelas
b.
Menyampaikan
tujuan pembelajaran
c.
Apersepsi
: Memvisualisasikan gambar bentukan-bentukan di muka bumi yang merupakan
hasil dari tenaga endogen
Motivasi : Video Fatin Xfaktor
|
3
menit
|
2.
|
Kegiatan inti
a.
Guru
menjelaskan secara singkat mengenai tenaga endogen dengan menggunakan media Power
point.
b.
Siswa
dibagi menjadi beberapa kelompok,
c.
Siswa
diminta menuliskan deskripsi gambar yang diberikan oleh guru.
d.
Kelompok
mempresentasikan hasil deskripsinya di depan kelas.
e.
Siswa
lain dipandu guru menanggapi hasil presentasi dari segi:
1)
Ketepatan
pengenalan gambar
2)
Ketepatan
deskripsi gambar
3)
Ketepatan
dalam pemberian contoh letak wilayahnya
f.
Menanyakan
kesulitan siswa dalam mempelajari tenaga endogen diberi sesi Tanya jawab
|
7
menit
|
3.
|
Penutup
a.
Siswa dan guru menyimpulkan
materi
b.
Mengerjakan soal uraian
b.
Pemberian
tugas oleh guru untuk dikerjakan di rumah
c. Post test
|
5 menit
|
E.
Alat
Bahan dan Sumber Belajar
Alat
: Laptop, LCD
Media
: 1. Gambar gambar tenaga endogen
(Tektonik, vulkanik, seismic)
Sumber : 1. Waluyo
dkk.2008.Ilmu Pengetahuan Sosial.Jakarta:Departemen Pendidikan Nasional
2.
Budi Utomo, Ichwan dan Sulistyana Dwi Nugraheny.2008.Bentuk Muka Bumi.Surakarta:CV.
Suara Media Indonesia
F.
Penilaian
1.
Teknik
Penilaian: Tes Unjuk kerja dan penugasan
2.
Bentuk
Instrumen: Tes uraian
3.
Soal/instrumen:
Identifikasi dan
deskripsikan gambar di bawah ini!

Gambar: 1
(a)
Gambar
diatas adalah gambar . . .
(b)
Deskripsi
: . . .
(c)
Contohnya
terdapat di . . .
2)



Gambar: 2
(a)
Gambar
diatas adalah gambar . . .
(b)
Deskripsi
: . . .
(c)
Contohnya
terdapat di . .
Gambar: 3
(a)
Gambar
diatas adalah gambar . . .
(b)
Deskripsi
: . . .
(c)
Contohnya
terdapat di . .

Gambar: 4
(a)
Gambar
diatas adalah gambar . . .
(b)
Deskripsi
: . . .
(c)
Contohnya
terdapat di . . .
5)





Kunci jawaban:
1) (a) Lipatan
(b) Lipatan terjadi ketika dua lempeng
kerak bumi yang saling berhadapan bertabrakan.
(c) Pegunungan lipatan Himalaya
2) (a) Patahan
(b) Tekanan dalam bumi menyebabkan
patahan jika bekerja pada lapisan batuan yang tidak elastis atau keras
(c) graben Semangko disepanjang
Pegunungan Bukit Barisan, Sumatra dan Plato Dieng di Jawa Tengah dan Plato
Wonosari di Daerah Istimewa Yogyakarta.
3) (a) Kenampakan vulkanik
intrusif
(b) Kenampakan intrusi terbentuk ketika
magma yang menyusup ke dalam batuan membeku sebelum mencapai permukaan bumi.
(c) Pantai Parangkusumo, DIY.
(a) Kenampakan vulkanik
ekstrusif
(b) Ekstrusi magma adalah peristiwa
penyusupan magma hingga keluar ke permukaan bumi dan membentuk gunungapi
(c) Dieng, Jawa Tengah.
4) (a) Gempa bumi tektonik
(b) Gempa tektonik adalah gempa yang
disebabkan oleh pergeseran lempeng tektonik.
(c) Bantul,DIY.
Skor (a) = 10
(b) = 20
a.
Penilaian
Indikator penilaian
|
Penilaian
|
|||
Teknik
|
Bentuk
|
Instrumen
|
Kunci jawaban
|
|
1. menyebutkan
pengertian tenaga endogen
3. menjelaskan
pengertian vulkanisme
4. Menjelaskan
pengertian gempa
|
Tes
tulis
Tes
tulis
Tes
tulis
Tes
tulis
Tes
tulis
|
Essay
Essay
Essay
Essay
essay
|
1.
apa yang dimaksud dengan tenaga endogen
2.
jelaskan perbedaan Patahan dan Lipatan
3.
Apa yang dimaksud vulkanisme
4.
Apa yang di maksud dengan Gempa Tektonik
|
1.Tenaga
pembangun yang berasal dari perut bumi
2.Patahan
adalah Tekanan dalam bumi menyebabkan patahan jika bekerja pada lapisan
batuan yang tidak elastis atau keras. Lipatan adalah Lipatan terjadi ketika
dua lempeng kerak bumi yang saling berhadapan bertabrakan
3.Vulkanisme
adalah proses pergerakan magma yang berusaha keluar dari perut bui
4.
Gempa tektonik adalah gempa yang disebabkan oleh pergeseran lempeng tektonik
|
b.
Pedoman Penilaian
1.
Jawaban tepat dan
benar
: skor 20
2.
Jawaban kurang
sempurna
: skor 10
3.
Jawaban
salah
: skor 0
Skor
Perolehan
NILAI
=
X 100
Skor
maksimal
c.
Rubrik penilaian
No
|
Aspek
|
Skor
|
1
2
3
4
5
|
Jawaban
benar dan tepat
Jawaban
mendekati sempurna
Jawaban
kurang tepat
Jawaban
salah
Tidak
menjawab sama sekali
|
4
3
2
1
0
|
VII.
Tugas mandiri terstruktur
Siswa
mengerjakan latihan soal di buku latihan kerja hal 5
LEMBAR
KERJA SISWA
LEMBAR
KERJA SISWA
NAMA
:
KELAS
:
NO.
ABSEN
|
1.
……………..
2.
……………..
3.
………………
4.
………………
|
Materi
Pengertian dari Tenaga Endogen
Endogen
adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi yang menyebabkan perubahan pada
kulit bumi. Tenaga endogen ini sifatnya membentuk permukaan bumi menjadi tidak
rata. Mungkin saja di suatu daerah dulunya permukaan bumi rata (datar) tetapi
akibat tenaga endogen ini berubah menjadi gunung, bukit atau pegunungan. Pada
bagian lain permukaan bumi turun menjadikan adanya lembah atau jurang.
Endogen dalam
Pembentukan Muka Bumi
Bentuk-bentuk
permukaan bumi terbentuk lewat proses pembentukan dan perombakan permukaan bumi
yang berlangsung cukup lama. Perubahan permukaan bumi terjadi oleh tenaga
geologi yang terdiri dari tenaga endogen dan tenaga eksogen.
I.
Tenaga Endogen
Tengaga
Endogen
juga bisa disebut juga tenaga tektonik. Tenaga Endogen adalah tenaga yang
berasala dari dalam bumi. Tenaga Endogen terdiri dari proses diatropisme dan
proses vulkanisme. Tenaga Endogen sering menekan di sekitar lapisan-lapisan
batuan pembentuk kulit bumi (litosfer).
1. Proses Diastropisme
Proses Diastropisme adalah proses strutual yang mengakibatkan terjadinya lipatan dan patahan tanpa dipengaruhi magma tapi tenaga dari dalam bumi.
1. Proses Diastropisme
Proses Diastropisme adalah proses strutual yang mengakibatkan terjadinya lipatan dan patahan tanpa dipengaruhi magma tapi tenaga dari dalam bumi.
2.
Proses lipatan
Jika
tenaga endogen yang menekan litosfer arahnya mendatar dan bertumpukan yang
mengakibatkan permukaan bum melipat menybabkan terbentuknya puncak dan
lembah.Bentuk permukaan bumi dari hasil proses ini ada dua, yaitu :
puncak lipatan (antiklin)
lembah lipatan (sinklin)
puncak lipatan (antiklin)
lembah lipatan (sinklin)
3. Proses Patahan
Proses
datropisme juga dapat menyababkan truktur lapisan-lapian batuan retak-retak dan
patah. Lapiasan batuan yang mengalami proses patahan ada yang mengalami
pemerosotan yang membentuk lemdh patahan dan ada yang terangkat membentuk puck
patahan. Lembah patahan disebut slenk atau graben sedangkan puncak patahan
dinamakan horst.
4.
Vulkanisme
Tenaga
tektonik dapat mengakibatkan gejala vulaknisme. Gejala vulkanisme berhubungan
dengan aktivtas keluarnya magma di gunungapi. Proses keluarnya magma ke
permukaan bumi disebut erupsi gunungapi. Proses vulkanisme terjadi karena
adanya magma yang keluar dari zona tumbukan antarlampang. Beberapa gunugapi
ditemukan berada di tengah lempeng yang disebsbkan oleh tersumbatnya panas di
kerak bumi gejala ini disebut titik panas (hotspot).Para ilmuan menduga aliaran
magma mendesak keluar membakar kerak bumi dan melutus di permukaan.
Istilah-Istilah
vulkanisme :
1. Vulkanologi : ilmu kebumian yang memplajari gunungapi
2. Magma : bahan silikat cair pijar yang terdiri atas bahan padat,cair,dan gas yang terdapat di lapisan litosfer bumi. Suhu normal magma bersikar 900 C-1200 C.
3. Erupsi : proses keluarnya magma dari lapisan litosfer sampai ke permukan bumi. Erupsi sebuah gunungapi dapdt berupa lelehan (efusif) melalui retakan pada lapisan-lapisan batu. Dan ledakan sumburan (ekaplosif) melalui kepundan atau corong gunung api.
4. Intrusi magma : proses penerobosan magma melalui retakan-retakan lapisan batuan, tetapi tidak sampai ke permukaan bumi. Apabila intrusi magma membeku maka akan terbentuk batuan intrusiva.
5. Lava : magama yang keluar sampai ke permukaan bumi.
6. Lahar : lava yang telah bercampur dengan bahan-bahan di permukaan bumu.
7. Eflata / bahan piroklastik : bahan-bahan yang lepas dari gunungapi ketika terjadi letusan eksplosif.
8. Kawah : lubang pada tubuh gunungapi sebagai tempat keluarnya magma. Kawah yang cukup besar disebut kaldera. Bila kaldera terisi air yang cukup banyak mak akan terbentuk danau kawah atau danau vulkanik. Kawah dan kaldera yang di Indonesia, antara lain Kawah Takubanperahu (Jawa Barat), Kawah Gunung Tengger (Jawa Tengah), dan Kaldera Gunung Batur (Bali).
1. Vulkanologi : ilmu kebumian yang memplajari gunungapi
2. Magma : bahan silikat cair pijar yang terdiri atas bahan padat,cair,dan gas yang terdapat di lapisan litosfer bumi. Suhu normal magma bersikar 900 C-1200 C.
3. Erupsi : proses keluarnya magma dari lapisan litosfer sampai ke permukan bumi. Erupsi sebuah gunungapi dapdt berupa lelehan (efusif) melalui retakan pada lapisan-lapisan batu. Dan ledakan sumburan (ekaplosif) melalui kepundan atau corong gunung api.
4. Intrusi magma : proses penerobosan magma melalui retakan-retakan lapisan batuan, tetapi tidak sampai ke permukaan bumi. Apabila intrusi magma membeku maka akan terbentuk batuan intrusiva.
5. Lava : magama yang keluar sampai ke permukaan bumi.
6. Lahar : lava yang telah bercampur dengan bahan-bahan di permukaan bumu.
7. Eflata / bahan piroklastik : bahan-bahan yang lepas dari gunungapi ketika terjadi letusan eksplosif.
8. Kawah : lubang pada tubuh gunungapi sebagai tempat keluarnya magma. Kawah yang cukup besar disebut kaldera. Bila kaldera terisi air yang cukup banyak mak akan terbentuk danau kawah atau danau vulkanik. Kawah dan kaldera yang di Indonesia, antara lain Kawah Takubanperahu (Jawa Barat), Kawah Gunung Tengger (Jawa Tengah), dan Kaldera Gunung Batur (Bali).
Bentuk-Bentuk
Gunungapi
Berdasarkan
bentuk letusanya, gunung api dapat dibedakan menjadi tiga bentuk yang berbeda
yaitu :
1. Gunungapi Prisai : Gunungapi perisai berbentuk seperti perisai (shields) terbentuk oleh letusan yang sangat cair (efusief), yaitu berupa lelehan lava yang sangat luas dan landai. Ciri gunungapi perisai adalah lerengnya sangat landai bahkan hampir datar, Contohnya, Gunung Mauna Loa dan Gunung Mauna Kea di Hawai.
1. Gunungapi Prisai : Gunungapi perisai berbentuk seperti perisai (shields) terbentuk oleh letusan yang sangat cair (efusief), yaitu berupa lelehan lava yang sangat luas dan landai. Ciri gunungapi perisai adalah lerengnya sangat landai bahkan hampir datar, Contohnya, Gunung Mauna Loa dan Gunung Mauna Kea di Hawai.
2.
Gunungapi Maar
:Gunungapi maar terbentuk dari letusan berupa ledakan (eksplosif) yang dahsyat
yang terjadi sekali, dengan mengeluarkan bahan-bahan berupa eflata. Gunung maar
biasanya punya dapur magma yang dangkal dan magma yang terdiri dari bahan-bahan
padat dan gas yang padat. Contoh gunung maar adalah : Gunung Lamongan (Jawa
Timur), Gunung Pinakate (Meksiko), Gunung Monte Muovo (Italia),

gambar gunung berapi maar
3.
Gunung api Starto : Gunung api starto terbentuk akibat letusan yang
berulang-ulang dan berseling-seling antara bahan padat dan lelahan lava.
Sebagian besar gunung di Indonesia adalah gunung starto seperti :Gunung Semeru,
Gunung Merapi, Gunung Agung, Gunung Kerinci,
Gejala
Vulkanisme
Gejala Vulakanik ada dua yaitu :
Gejala Vulakanik ada dua yaitu :
- Pravulkanik
Pravulkanik
adalah tanda-tanda atau gejala di suatu daerah akan terjadi letusan gunungapi.
Tanda-tanda akan terjadinya letusan gunungapi adalah :
1. Kenaikan suhu udara di sekitar gunungapi drastis (dari suhu rendah tiba-tiba naik jadi panas)
2. Banyak tumbuhan kering dan hewan turun dari gunung.
3. Meningkatnya bau belerang yang menyengat
1. Kenaikan suhu udara di sekitar gunungapi drastis (dari suhu rendah tiba-tiba naik jadi panas)
2. Banyak tumbuhan kering dan hewan turun dari gunung.
3. Meningkatnya bau belerang yang menyengat
- Pascavulkanik (postvulcanic)
1.
Pascavulkanik adalah gejala dimana gunungapi menampakan aktifitas atau sedang
dalam fase istirahat. Gejalanya antara lain :
2. Ditemukannya mata air panas, yang bisa dijadikan obat kulit, seperti mata air di Banten (Jawa Tangah) dan di Ciatar (Jawa Barat)
3. Ditmuaknya gas gunungapi berupa :
4. Uap air (fumarola)
5. Gas belerang (sulfatar)
6. Gas karbondioksida (mofet)
7. adanya semburan air panas (geyser) yang keluar darirekahan batuan seperti di Cisolok Sukabumi (Jawa Barat)
2. Ditemukannya mata air panas, yang bisa dijadikan obat kulit, seperti mata air di Banten (Jawa Tangah) dan di Ciatar (Jawa Barat)
3. Ditmuaknya gas gunungapi berupa :
4. Uap air (fumarola)
5. Gas belerang (sulfatar)
6. Gas karbondioksida (mofet)
7. adanya semburan air panas (geyser) yang keluar darirekahan batuan seperti di Cisolok Sukabumi (Jawa Barat)
RSS Feed
Twitter
07.53
Unknown










0 komentar:
Posting Komentar