Minggu, 04 Oktober 2015



PENGARUH KEUNGGULAN LOKASI INDONESIA TERHADAP KEGIATAN EKONOMI, TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI

A. Kegiatan Ekonomi
1. Produksi 
diartikan sebagai kegiatan yang manghasilkan atau menciptakan barang dan jasa

Tujuan Produksi
1.menghasilkan barang atau jasa
2.meingkatkan nilai guna barang atau jasa
3.meningkatkan kemampuan masyarakat
4. meningkatkan keuntungan

Faktor Produksi
a. Faktor Produksi Alam
Segala sesuatu disediakan alam untuk dimanfaatkan manusia untuk meningkatkan  kesejahteraan

Macam Produksi alam
1. tidak dapat diperbarui
timah, biji besi, bauksit, nikel, emas
2. dapat diperbaharui
tanah, hewan, tumbuhan, air

b. Faktor produksi tenaga kerja
segala kegiatan manusia yang dicurahkan dalam proses produksi untuk menciptakan atau    
menambah nilai guna barang atau jasa 

Tenaga kerja dibedakan menjadi
1.tenaga kerja terdidik
2.tenaga kerja terlatih
3.tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih


c. Faktor produksi modal
barang atau hasil produksi yang digunakan untuk menghasilkan produk lanjut

d. Faktor produksi kewirausahaan
kemampuan intelektual seseorang untuk mengelola atau menyatukan ketiga faktor 
produksi diatas dalam suatu proses produksi

kewirausahaan mencakup 3 keahlian
1. managerial skill
2. technical skill
3. organization skill

Distribusi adalah kegiatan mengantarkan barang atau jasa dari produsen ke konsumen. 
Orang yang melakukan kegiatan distribusi adalah Distributor

Tujuan
1. menyampaikan barang atau jasa dari produsen ke konsumen
2. mempercepat sampainya hasil produksi ke tangan konsumen
3. tercapainya pemerataan produksi
4. menjaga kontinuitas produksi
5. menigkatkan kualitas dan kuantitas produksi
6. meningkatkan nilai guna barang dan jasa

Sistem distribusi
1. Langsung = Produsen - konsumen
2. Tidak Langsung = Produsen - Saluran Distribusi - Konsumen

Saluran Distribusi = Makelar, Komisioner, Eksportir, Importir

Faktor yang menentukan besar kecilnya pengeluaran yang dilakukan oleh konsumen
1. Penghasilan
2. Iklan
3. Demonstrasi efek
4. Prakiraan Harga
5. Selera 
6. Adat Istiadat
7. Mode

       PENGARUH KEUNGGULAN IKLIM TERHADAP EKONOMI
Keungulan Iklim
- adanya curah hujan yang cukup 
- kondisi suhunya normal ( suhu tidak ekstrim)
- adanya musim hujan dan kemarau
Pengaruh Ekonomi
- manusia dapat melakukan kegiatan ekonomi sepanjang tahun
- Tanaman dan hewan beraneka ragam

PENGARUH KEUNGGULAN GEOSTRAEGI TERHADAP EKONOMI
Keunggulan geostrategi
- letak Indonesia diantara 2 samudra dan 2 benua
- jalur pelayaran dunia
Pengaruh Ekonomi
      - posisi tersebut akan menyebabkan perdagangan bangsa-  
        bangsa asia dan australia akan selalu melewati wilayah indonesia
- menjadi jalur perdagangan dunia

PENGARUH KEUNGGULAN TANAH TERHADAP EKONOMI
Keunggulan Tanah
- Subur
Pengaruh Ekonomi
- Berbagai tanaman mudah tumbuh dan berkembang
- kesuburan tanah yang dimiliki indonesia menyebabkan seorang dapat mengolah tanahnya untuk          pertanian dan perkebunan dengan baik

          PENGARUH KEUNGGULAN LOKASI TERHADAP TRANSPORTASI

PENGARUH KEUNGGULAN LOKASI TERHADAP CARA BEKOMUNIKASI
Komunikasi adalah Proses Penyamaian Ide gagasan, pikiran ata perasaan oleh seseorang kepada orang lain dengan dengan menggunakan lambang- lambang  yang bermakna bagi kedua belak pihak

Verbal 
komunikasi dilakukan secara lisan, yang dapat dimengert kedua belah pihak

Non Verbal
komunikasi dengan menggunakan gerak gerik anggota badan

Berdasarkan Caranya
-komunikasi langsung
 Komunikasi yang dilakukan secara face to face (tatap muka). 
-Komunikasi tidak langsung
 komunikasi yang dilakukan basanya melalui perantara
 Contohnya :Surat, kentongan, surat kabar, internet


Keunggulan Lokasi Indonesia

Keunggulan Iklim DI INDONESIA
Cuaca adalah keadaan udara pada suatu waktu yang relatif singkat dan tempat yang relatif sempit
Iklim adalah rata rata cuaca di suatu wilayah yang relative luas dan diamati untuk periode lama 

Elemen iklim 
1.Suhu udara
2.Curah hujan
3.Arah dan kecepatan angina
4.kelembaban

Pembagian iklim di Indonesia berdasarkan lintang Indonesia terletak antara 6°Lintang Utara dan 11° Lintang Selatan

Pembagian daerah iklim
Daerah iklim tropis
0° LU – 23,5° LU
0° LS – 23,5° LS
Daerah iklim Sub Tropis
23.5°LU -  40° LU
23.5°LS - 40° LS
Daerah iklim sedang
40 ° LU – 66,5 ° LU
40 ° LS – 66,5 ° LS
Daerah iklim dingin
66,5 ° LU – 90 ° LU
66,5 ° LS – 90 ° LS

Ciri Iklim Tropis
a. suhu rata-rata tinggi
b. ada hembungan angina musim yang membawa musim hujan dan musim kemarau
c. Bebas dari hembusan angina taifun
d. kelembaban udara tinggi
e. Banyak terjadi hujan
f. Amplitudo suhu rata-rata tahunan kecil
g.Tekanan udara rendah

Keunggulan Iklim Tropis
-Sumber daya alam hayati beranekaragam
-Dapat merasakan matahari sepanjang tahun
-Aktivitas pertanian dan ekonomi dapat berlangsung sepanjang tahun 
-temperatur yang tidak terlalu ekstrim
-flora dan fauna yg unik dan mungkin hanya ada di Indonesia ( endemik )
-kaya akan hutan berbagai macam jenis kayu yg dpt dimanfaatkan

Iklim Muson/Musim
Iklim musim/ muson adalah iklim yang dipengaruhi oleh angin musim.
Angin Musim Barat (angin yang berhembus dari Benua Asia (musim dingin) ke Benua Australia (musim panas) dan mengandung curah hujan yang banyak di Indonesia bagian Barat, hal ini disebabkan karena angin melewati tempat yang luas, seperti perairan dan samudra). Angin ini terjadi antara bulan Oktober sampai bulan April di Indonesia terjadi musim hujan
Angin Musim Timur (angin yang mengalir dari Benua Australia (musim dingin) ke Benua Asia (musim panas) sedikit curah hujan (kemarau) di Indonesia bagian Timur karena angin melewati celah- celah sempit dan berbagai gurun (Gibson, Australia Besar, dan Victoria). Terjadi pada bulan Juni, Juli dan Agustus, Ini yang menyebabkan Indonesia mengalami musim kemarau
Keunggulan Geostrategi Indonesia
Indonesia memiliki letak strategis yaitu antara 2 Benua dan 2 Samudra yaitu benua Asia dan Benua Australia, dan diantara 2 samudra yaitu samura Hindia dan Samudra Pasifik

Pengaruhnya
1. Indonesia dipengaruhi oleh budaya Asing
2. Indonesia diatara negara-negara berkembang sehingga memiliki banyak mitra kerja sama
3. Menjadi jalur lalu lintas pelayaran dan perdagangan 

Keunggulan Tanah di Indonesia
Indonesia tanahnya subur karena dilewati oleh Ring Of Fire yaitu jalur gunung api aktif, dampak letusan gunung api yang mengeluarkan lahar/ abu vulkanik menjadikan lahan menjadi subur 

Faktor yang mempengaruhi tingkat kesuburan Tanah di Indonesia
1. Batuan Induknya Berbeda beda
2. Relief dataran Indonesia bervariasi
3. Curah Hujan dan penyinaran matahari yang berbeda beda
4. Ada tidaknya penutup lahan

Tanah dikatakan subur 
1. Banyak mengandung unsur hara
2. Cukup mengandung air
3. Struktur tanahnya baik


Senin, 15 Juli 2013

NIM

A610100018


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )
Mata Kuliah Microteaching

Sekolah
:
SMP  N 01 Microteaching
Mata Pelajaran
:
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Geografi
Kelas/Semester
:
VII / 1

:
1. Memahami lingkungan kehidupan manusia
Kompetensi Dasar


Indikator












Alokasi Waktu
:


:












:
1.1  Mendeskripsikan keragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan, dan dampaknya terhadap kehidupan
1.  Menjelaskan definisi tenaga asal dalam (tenaga endogen)
2.  Mendeskripsikan kategori dari tenaga endogen (tektonisme, vulkanisme, dan seisme)
3. Memberikan contoh hasil tenaga asal dalam (endogen)
3. Mengetahui sejarah perkembangan vukanisme dan seisme di Indonesia
4. Memanfaatkan Material vulkanisme untuk kebutuhan ekonomi


1 x 15 menit



A.    Tujuan Pembelajaran  
1.  Siswa dapat mengerti definisi tenaga asal dalam (tenaga endogen) melaui Konstektual konstruktivisme
2.  Siswa dapat mendeskripsikan kategori dari tenaga endogen (tektonisme, vulkanisme, dan seisme)
3. Siswa dapat memberikan contoh hasil tenaga asal dalam (endogen)
3. Siswa dapat mengetahui sejarah perkembangan vukanisme dan seisme di Indonesia
4. Siswa dapat memanfaatkan Material vulkanisme untuk kebutuhan ekonomi


B.     Materi Pembelajaran
1.      Kategori tenaga endogen
2.      Batas dan macam tektonik lempeng
3.      Proses tektonisme berdasarkan bentuk
4.      Vulkanisme
5.      Jenis Gempa bumi berdasarkan faktor penyebabnya

C.    Metode Pembelajaran
1.      Ceramah.           
2.      Diskusi.                              
3.      Tanya jawab.
4.      Konstektual konstruktivisme

D.    Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran     
No
Kegiatan Pembelajaran
Alokasi Waktu
1.

Kegiatan Awal
a.    Mengkondisikan suasana kelas
b.   Menyampaikan tujuan pembelajaran
c.    Apersepsi : Memvisualisasikan gambar bentukan-bentukan di muka bumi yang merupakan hasil dari tenaga endogen
Motivasi : Video Fatin Xfaktor

3 menit



2.
Kegiatan inti
a.       Guru menjelaskan secara singkat mengenai tenaga endogen dengan menggunakan media Power point.
b.      Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok,
c.       Siswa diminta menuliskan deskripsi gambar yang diberikan oleh guru.
d.      Kelompok mempresentasikan hasil deskripsinya di depan kelas.
e.       Siswa lain dipandu guru menanggapi hasil presentasi dari segi:
1)      Ketepatan pengenalan gambar
2)      Ketepatan deskripsi gambar
3)      Ketepatan dalam pemberian contoh letak wilayahnya
f.       Menanyakan kesulitan siswa dalam mempelajari tenaga endogen diberi sesi Tanya jawab

7 menit
3.
Penutup
a.       Siswa dan guru menyimpulkan materi
b.      Mengerjakan soal uraian
b.      Pemberian tugas oleh guru untuk dikerjakan di rumah
c.      Post test

5 menit

E.     Alat Bahan dan Sumber Belajar
Alat                       : Laptop, LCD
Media                          : 1. Gambar gambar tenaga endogen (Tektonik, vulkanik, seismic)
Sumber                         : 1. Waluyo dkk.2008.Ilmu Pengetahuan Sosial.Jakarta:Departemen Pendidikan Nasional
2. Budi Utomo, Ichwan dan Sulistyana Dwi Nugraheny.2008.Bentuk Muka Bumi.Surakarta:CV. Suara Media Indonesia

F.     Penilaian
1.      Teknik Penilaian: Tes Unjuk kerja dan penugasan
2.      Bentuk Instrumen: Tes uraian
3.      Soal/instrumen:


Identifikasi dan deskripsikan gambar di bawah ini!

w0179
        Gambar: 1
(a)    Gambar diatas adalah gambar . . .
(b)   Deskripsi : . . .
(c)    Contohnya terdapat di . . .



2)     


p0163a-yu

        Gambar: 2
(a)    Gambar diatas adalah gambar . . .
(b)   Deskripsi : . . .
(c)    Contohnya terdapat di . .








p0147-yu 

        Gambar: 3
(a)    Gambar diatas adalah gambar . . .
(b)   Deskripsi : . . .
(c)    Contohnya terdapat di . .


p0164-yu
                              
                                                 Gambar: 4
(a)      Gambar diatas adalah gambar . . .
(b)     Deskripsi : . . .
(c)      Contohnya terdapat di . . .


5)     








Kunci jawaban:
1)             (a)  Lipatan
(b) Lipatan terjadi ketika dua lempeng kerak bumi yang saling berhadapan bertabrakan.
(c)  Pegunungan lipatan Himalaya
2)      (a)   Patahan
(b) Tekanan dalam bumi menyebabkan patahan jika bekerja pada lapisan batuan yang tidak elastis atau keras
(c)  graben Semangko disepanjang Pegunungan Bukit Barisan, Sumatra dan Plato Dieng di Jawa Tengah dan Plato Wonosari di Daerah Istimewa Yogyakarta.
3)      (a)   Kenampakan vulkanik intrusif
(b) Kenampakan intrusi terbentuk ketika magma yang menyusup ke dalam batuan membeku sebelum mencapai permukaan bumi.
(c)  Pantai Parangkusumo, DIY.
         
(a)   Kenampakan vulkanik ekstrusif
(b) Ekstrusi magma adalah peristiwa penyusupan magma hingga keluar ke permukaan bumi dan membentuk gunungapi
(c)  Dieng, Jawa Tengah.
4)      (a)   Gempa bumi tektonik
(b) Gempa tektonik adalah gempa yang disebabkan oleh pergeseran lempeng tektonik.
(c)  Bantul,DIY.

Skor (a) = 10
         (b) = 20



a. Penilaian
Indikator penilaian
Penilaian
Teknik
Bentuk
Instrumen
Kunci jawaban
1.      menyebutkan pengertian tenaga endogen
  1. menjelaskan perbedaan patahan dan lipatan
3.      menjelaskan pengertian vulkanisme
4.      Menjelaskan pengertian gempa
Tes tulis

Tes tulis
Tes tulis

Tes tulis
Tes tulis
Essay

Essay
Essay

Essay
essay
1. apa yang dimaksud dengan tenaga endogen
2. jelaskan perbedaan Patahan dan Lipatan
3. Apa yang dimaksud vulkanisme
4. Apa yang di maksud dengan Gempa Tektonik
1.Tenaga pembangun yang berasal dari perut bumi
2.Patahan adalah Tekanan dalam bumi menyebabkan patahan jika bekerja pada lapisan batuan yang tidak elastis atau keras. Lipatan adalah Lipatan terjadi ketika dua lempeng kerak bumi yang saling berhadapan bertabrakan
3.Vulkanisme adalah proses pergerakan magma yang berusaha keluar dari perut bui
4. Gempa tektonik adalah gempa yang disebabkan oleh pergeseran lempeng tektonik




b. Pedoman Penilaian
1. Jawaban tepat dan benar                 : skor 20
2. Jawaban kurang sempurna              : skor 10
3. Jawaban salah                                 : skor 0
Skor Perolehan
NILAI =                                              X 100
Skor maksimal
c. Rubrik penilaian
No
Aspek
Skor
1
2
3
4
5
 Jawaban benar dan tepat
Jawaban mendekati sempurna
Jawaban kurang tepat
Jawaban salah
Tidak menjawab sama sekali
4
3
2
1
0
VII.          Tugas mandiri terstruktur
Siswa mengerjakan latihan soal di buku latihan kerja hal 5




LEMBAR KERJA SISWA
LEMBAR KERJA SISWA
NAMA :
KELAS :
NO. ABSEN

1.      ……………..


2.      ……………..


3.      ………………


4.      ………………




Materi
Pengertian dari Tenaga Endogen
Endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi yang menyebabkan perubahan pada kulit bumi. Tenaga endogen ini sifatnya membentuk permukaan bumi menjadi tidak rata. Mungkin saja di suatu daerah dulunya permukaan bumi rata (datar) tetapi akibat tenaga endogen ini berubah menjadi gunung, bukit atau pegunungan. Pada bagian lain permukaan bumi turun menjadikan adanya lembah atau jurang.
Endogen dalam Pembentukan Muka Bumi
Bentuk-bentuk permukaan bumi terbentuk lewat proses pembentukan dan perombakan permukaan bumi yang berlangsung cukup lama. Perubahan permukaan bumi terjadi oleh tenaga geologi yang terdiri dari tenaga endogen dan tenaga eksogen.
tenaga endogen dan eksogen
I. Tenaga Endogen
tenaga eksogen dan endogen
Tengaga Endogen juga bisa disebut juga tenaga tektonik. Tenaga Endogen adalah tenaga yang berasala dari dalam bumi. Tenaga Endogen terdiri dari proses diatropisme dan proses vulkanisme. Tenaga Endogen sering menekan di sekitar lapisan-lapisan batuan pembentuk kulit bumi (litosfer).
1. Proses Diastropisme
Proses Diastropisme adalah proses strutual yang mengakibatkan terjadinya lipatan dan patahan tanpa dipengaruhi magma tapi tenaga dari dalam bumi.
2. Proses lipatan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgo1FWJw4TSNyPz0qRp2i8sskq6HPLONJrFYqZplerTsYhawki-QIkrQtOVfBKbFLJNitDiQOTpiB7BOdyn-oTncT0t-5ipMoUtYJKNJn_wCixpZCTZx9spxfNkWLb9EZtmRqOCXvCsSx4/s400/gth.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQ4Qj-cZuFP67y1c_GCFE9F7MP3yxxzLIU770uLNkZb61QUFr3MJWxw7_RFKJeU1QTYiIIDP0kz5DCTq-DGWEg4Y7Zt4RbwYLMIOGScipiWPsBc46RiUHOZvZ6W-uXyi94lkMIXRw2-9w/s400/liptn.jpeg
Jika tenaga endogen yang menekan litosfer arahnya mendatar dan bertumpukan yang mengakibatkan permukaan bum melipat menybabkan terbentuknya puncak dan lembah.Bentuk permukaan bumi dari hasil proses ini ada dua, yaitu :
puncak lipatan (antiklin)
lembah lipatan (sinklin)

3. Proses Patahan


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-KX0OIhRR3ukPF4glENhiZXIDIt5Pnm27lPOQwgIldBemMz3oq45Opto0XgM7PQ9y8cLAjmnzeHSzgKn69iH-PPLFJNi__kkeJP3ht552PkVLK6lEAGuA7ztBcJ4-xgpfacD4MwI3M5w/s400/pthh.jpeg
Proses datropisme juga dapat menyababkan truktur lapisan-lapian batuan retak-retak dan patah. Lapiasan batuan yang mengalami proses patahan ada yang mengalami pemerosotan yang membentuk lemdh patahan dan ada yang terangkat membentuk puck patahan. Lembah patahan disebut slenk atau graben sedangkan puncak patahan dinamakan horst.
4. Vulkanisme
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgbQwx-KwrLmWe7NnE3rJETzkNfU2lYjSfx20Vc6GnjtjG4atKsiPX5OplIlzEMvx-ojZbmW1FywDosMtLY28ikOp6q8eJy1pRuYnYiW6Ag_d2evZ84_-yjwONPhhR2w-IAKHwoYCxvg40/s400/bvn+b.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4Yj_FlKdwIOm5pIVGdWahs_YaoAbmUOVLWhUXeZRyjuVqqE-YTnmSZhCDahV_9rGGykQSA2V6EthP-flDqMRHR6cobvSR5Jne-KCXPRjqsRwEMPy71F8qif6pAxdmNumsh8I1lvTQhbc/s400/m+%252Cm.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXtChQls-kzmaGZS1x9vFf09zc6xlSewP_0fTjJqqu3fgtTjwt3rUC4MiSbq69ewsUm53xSEX37HWo7OfICx2sBjsNbvSis2mykdgyvqmeAmRLgVOgsYc6eb1D2IQE2R99IXPzmEcYd_8/s400/vi.jpeg
Tenaga tektonik dapat mengakibatkan gejala vulaknisme. Gejala vulkanisme berhubungan dengan aktivtas keluarnya magma di gunungapi. Proses keluarnya magma ke permukaan bumi disebut erupsi gunungapi. Proses vulkanisme terjadi karena adanya magma yang keluar dari zona tumbukan antarlampang. Beberapa gunugapi ditemukan berada di tengah lempeng yang disebsbkan oleh tersumbatnya panas di kerak bumi gejala ini disebut titik panas (hotspot).Para ilmuan menduga aliaran magma mendesak keluar membakar kerak bumi dan melutus di permukaan.
Istilah-Istilah vulkanisme :
1. Vulkanologi : ilmu kebumian yang memplajari gunungapi
2. Magma : bahan silikat cair pijar yang terdiri atas bahan padat,cair,dan gas yang terdapat di lapisan litosfer bumi. Suhu normal magma bersikar 900 C-1200 C.
3. Erupsi : proses keluarnya magma dari lapisan litosfer sampai ke permukan bumi. Erupsi sebuah gunungapi dapdt berupa lelehan (efusif) melalui retakan pada lapisan-lapisan batu. Dan ledakan sumburan (ekaplosif) melalui kepundan atau corong gunung api.
4. Intrusi magma : proses penerobosan magma melalui retakan-retakan lapisan batuan, tetapi tidak sampai ke permukaan bumi. Apabila intrusi magma membeku maka akan terbentuk batuan intrusiva.
5. Lava : magama yang keluar sampai ke permukaan bumi.
6. Lahar : lava yang telah bercampur dengan bahan-bahan di permukaan bumu.
7. Eflata / bahan piroklastik : bahan-bahan yang lepas dari gunungapi ketika terjadi letusan eksplosif.
8. Kawah : lubang pada tubuh gunungapi sebagai tempat keluarnya magma. Kawah yang cukup besar disebut kaldera. Bila kaldera terisi air yang cukup banyak mak akan terbentuk danau kawah atau danau vulkanik. Kawah dan kaldera yang di Indonesia, antara lain Kawah Takubanperahu (Jawa Barat), Kawah Gunung Tengger (Jawa Tengah), dan Kaldera Gunung Batur (Bali).
Bentuk-Bentuk Gunungapi
Berdasarkan bentuk letusanya, gunung api dapat dibedakan menjadi tiga bentuk yang berbeda yaitu :
1. Gunungapi Prisai : Gunungapi perisai berbentuk seperti perisai (shields) terbentuk oleh letusan yang sangat cair (efusief), yaitu berupa lelehan lava yang sangat luas dan landai. Ciri gunungapi perisai adalah lerengnya sangat landai bahkan hampir datar, Contohnya, Gunung Mauna Loa dan Gunung Mauna Kea di Hawai.
2. Gunungapi Maar :Gunungapi maar terbentuk dari letusan berupa ledakan (eksplosif) yang dahsyat yang terjadi sekali, dengan mengeluarkan bahan-bahan berupa eflata. Gunung maar biasanya punya dapur magma yang dangkal dan magma yang terdiri dari bahan-bahan padat dan gas yang padat. Contoh gunung maar adalah : Gunung Lamongan (Jawa Timur), Gunung Pinakate (Meksiko), Gunung Monte Muovo (Italia),
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4Sc0vpKQoV3GsNDldwNBItogs9Cq7jy46IxFkhM1HrV51obh0-74ZsOE1dwKRMyOAAsvBmzDh5b0EdVe82KgTGSNHyY820OfOA8IV4QbWCRdzm2eGd3fwm390fWhKJE-AUHTnPCUKy08/s400/marrr.jpeg
gambar gunung berapi maar
3. Gunung api Starto : Gunung api starto terbentuk akibat letusan yang berulang-ulang dan berseling-seling antara bahan padat dan lelahan lava. Sebagian besar gunung di Indonesia adalah gunung starto seperti :Gunung Semeru, Gunung Merapi, Gunung Agung, Gunung Kerinci,
Gejala Vulkanisme
Gejala Vulakanik ada dua yaitu :
  • Pravulkanik
Pravulkanik adalah tanda-tanda atau gejala di suatu daerah akan terjadi letusan gunungapi. Tanda-tanda akan terjadinya letusan gunungapi adalah :
1. Kenaikan suhu udara di sekitar gunungapi drastis (dari suhu rendah tiba-tiba naik jadi panas)
2. Banyak tumbuhan kering dan hewan turun dari gunung.
3. Meningkatnya bau belerang yang menyengat
  • Pascavulkanik (postvulcanic)
1. Pascavulkanik adalah gejala dimana gunungapi menampakan aktifitas atau sedang dalam fase istirahat. Gejalanya antara lain :
2. Ditemukannya mata air panas, yang bisa dijadikan obat kulit, seperti mata air di Banten (Jawa Tangah) dan di Ciatar (Jawa Barat)
3. Ditmuaknya gas gunungapi berupa :
4. Uap air (fumarola)
5. Gas belerang (sulfatar)
6. Gas karbondioksida (mofet)
7. adanya semburan air panas (geyser) yang keluar darirekahan batuan seperti di Cisolok Sukabumi (Jawa Barat)